L.S.D.L.F - Lontong Sayur Dalam Lembaran Fashion

L.S.D.L.F adalah refleksi dari sisi hidup wartawan wartawan lifestyle Mereka berada dalam profesi yang berhadapan langsung dengan berbagai kondisi sosial metropolis Mereka berinteraksi dengan orang orang gila brand, social climber, fashion society, ingin jadi model terkenal, intrik agen agen model, kaum metroseksual, dan orang orang yang tulus di tengah sekelompok hedonL.S.D.L.F adalah refleksi dari sisi hidup wartawan wartawan lifestyle Mereka berada dalam profesi yang berhadapan langsung dengan berbagai kondisi sosial metropolis Mereka berinteraksi dengan orang orang gila brand, social climber, fashion society, ingin jadi model terkenal, intrik agen agen model, kaum metroseksual, dan orang orang yang tulus di tengah sekelompok hedonis Mereka menanggapi kehidupan dengan kritis dan investigatif Keempatnya adalah Alif, Raisa, Didi, dan Nisa Salah satu dari mereka, Alif, menyimpan satu affair dengan seorang staf Ia menemukan tantangan yang menyenangkan dengan affair ini Sebagai penulis dengan jam terbang yang tinggi, Alif juga memiliki penggemar gelap yang tak diketahui jenis kelaminnya Alif menjaga eksistensi penggemarnya ini karena ternyata ia banyak memberikan ide dan kritikan yang memicu cara berpikir Alif jadi semakin kritis Alif juga berusaha mengorbitkan seorang model pemula yang misterius latar belakang hidupnya.
L S D L F Lontong Sayur Dalam Lembaran Fashion L S D L F adalah refleksi dari sisi hidup wartawan wartawan lifestyle Mereka berada dalam profesi yang berhadapan langsung dengan berbagai kondisi sosial metropolis Mereka berinteraksi dengan orang or

  • Title: L.S.D.L.F - Lontong Sayur Dalam Lembaran Fashion
  • Author: Syahmedi Dean
  • ISBN: 9792209522
  • Page: 469
  • Format: Paperback
  • 1 thought on “L.S.D.L.F - Lontong Sayur Dalam Lembaran Fashion”

    1. "Hidup memang selalu melewati pintu-pintu. Meninggalkan satu ruangan menuju ruang yang lain, meninggalkan satu kejadian menuju kejadian yang lain, meninggalkan satu aksi menuju aksi yang lain.""Lagi pula siapa yang peduli lu gay atau nggak? Lu cukup ganteng untuk dinikmati semua jenis kelamin."---Saya bingung mau komentar dari mana, yang jelas novel ini memberikan pandangan berbeda untuk saya. Temanya juga baru, juga cara pendeskripsian Bang Dean yang kadang bikin saya bingung; ini rada aneh tap [...]

    2. agak ngga begitu suka sama buku ini. endingnya menimbulkan reaksi 'udah gini aja?'. mostly yg diceritain cuma merk atau brand fashion terkenal mungkin maksudnya mau kayak confession of shopaholic ataudevils wears prada kali yah. so what? tapi masih nerusin di buku lanjutannya j'adore. belum kelar sih baca j'adore tapi cara berceritanya jauh lebih suka j'adore (so far).

    3. ini buku pertama yg ak baca dari mas syahmedi,,sebelum buku kedua nyan,ringan untuk dibaca sebagai buku pengantar tidur dan kita bisa tertawa ngakak atas tingkah laku karakerter yg ada di buku ini.

    4. Buku ini semacam menuhin selera saya banget akan novel populer. I don't really care about the plot, but as long as I can gain some new information, I would be satisfied. And I did. Plot romance dan sahabatannya Alif dengan orang-orang dalam kehidupannya ini agak kurang tergali IMO, katanya teman dekat tapi kesannya kayak temen nongkrong biasa aja. Katanya pacar-pacaranan tapi yah Agak kurang greget sepertinya. Tapi saya suka banget penggambaran kehidupan wartawan fesyen di sini. Deskripsinya sei [...]

    5. First of all, I impress with how Syahmedi Dean, I guess first Indonesian author who brings any fashion label and lifestyle statement into the novel. And such a great friendship among Alif, Raisa, Didi and Nisa even each of them having different character for example Alif described as religious guy but doesn't mind with Didi which is a gay. Or Raisa, an ambitious and stylish woman that opposite of Nisa who is much more carefree and casual. But anyway main story of this first book is about relatio [...]

    6. Buku pertama Syahmedi Dean yang gue baca dulu sekali judulnya Apa Maksud Setuang Air Teh disingkat A.M.S.A.T. Buku ini jadi salah satu buku yang berkesan karena ceritanya berhubungan dengan kehidupan wartawan lifestyle dan dinamika kerja di majalah.Nah, yang ini juga ga jauh beda. Tapi sepertinya buku ini memang lebih fokus menyoroti hal tersebut. Plotnya jadi terasa lemah, apalagi konflik alias twist-nya. Jadi, kalau mau baca buku ini jangan terlalu berharap akan menyimak kisah fiksi dengan plo [...]

    7. ini buku yang kucari2 untuk bahan riset ngahaaahaa cukup lengkap lah isinya. Walaupun plotnya ya gitu2 aja, tapi cerita cintanya cukup sentimentil.

    8. Bisa juga dibaca di sini: kandangbaca/2013/Setelah sekian lama berangan-angan memiliki tetralogi fashion karya Syahmedi Dean, akhirnya impian saya terwujud setelah Gramedia Pustaka Utama mengeluarkan box-set tetralogi ini, dengan sampul yang didesain ulang. Menurut saya sampul baru lebih menarik dan eye catching. Plus, gambar sampulnya mewakili keempat karakter penting dalam tetralogi ini. Namun saya sempat merasa kecele. Tadinya saya pikir setiap buku diceritakan dari sudut pandang masing-masin [...]

    9. It’s a super duper lame story. Seperti layaknya novel populer pada umumnya novel ini klise, mudah ditebak, dan penyebutan merk secara berlebihan (if the author is a brand whore he could keep it for himself, duh). Namun yang lebih parah adalah novel ini mempunyai plot twist yang dipaksakan, tidak ada character development, dan tidak ada eksplorasi terhadap perasaan tokoh. Penulis terus membocorkan seperti apa karakter tokoh dengan penjelasan monoton yang tidak penting. Kenapa tidak pakai konsep [...]

    10. Mungkin untuk yang gak terlalu suka novel 'mewah' bakalan kurang suka sama novel ini. Maksud 'mewah' disini adalah cerita yang ditulis gak jauh dari kehidupan seorang sosialita Jakarta yang bekerja di bidang fashion sehingga ya, cerita yang disampaikan gak jauh dari bumbu-bumbu berbau fashion semacam Louis Vuitton, Fendi, Channel, daaaan masih banyak lagi. Berhubung saya sendiri kurang mengikuti perkembangan Fashion, terkadang banyak branded yang saya baru dengar namanya. Tapi, saya sendiri term [...]

    11. Let's be real here: this novel was poorly-written. When I read the synopsis for the first time, I thought the novel was going to be intense, since it informed me that a lot of things were going to happenbut nah. Semuanya berlalu terlalu cepat, tidak meninggalkan kesan apapun. Padahal menurut saya, alur ceritanya benar-benar unik, dan jarang sekali penulis novel 'mewah' (you know, fictions about rich Jakartans and their life) memiliki cerita yang menarik hati saya seperti ini. Sayang, bagi saya, [...]

    12. iri banget! pernah jadi wartawan, tapi kehidupanku seperti bumi & langit dibandingin dg yg ada di buku ini. benarkah para wartawan lifestyle di Ibukota hidup seperti itu? pake barang2 branded, enak aja ngabur ke London, Paris, dan ke Singapore cuman seperti "sik tak nang Alfamart tuku tusuk gigi!". berapa gaji wartawan lifestyle Jakarta? apakah mereka juga anggota PWI atau AJI? ato mereka ikutan anggota kelompok jet set hedonistis? pas buku ini terbit (2004), aku juga jadi wartawan, dan gaji [...]

    13. mungkin inilah salah satu dari berjuta-juta keuntungan suka baca buku (apa aja): saya yang bener-bener gak ngerti soal fashion, dari baca buku ini, jadi dapet informasi lah seputar fashion. Terlebih, penulis memang bekerja di dunia fashion as a journalist, jadi lengkaplah sudah. Walau masih gak habis pikir dengan gaya hidup seseorang yang cinta fashion, tapi dari novel ini saya jadi bisa mengerti : mungkin fashion jadi tuntutan hidup seseorang, fashion bikin ketagihan, dsb tapi di sisi lain, ses [...]

    14. Pertama liat novel ini: "Lucu sampulnya. Beli ga ya? Ah entar aja deh, beli yang lain dulu aja."And now i succesfully find this book on my handli juga.Bagus sih ceritanya. Ada bagian cerita yang sok-sok ngecoh gitu. Tapi gue kaga ketipu. Dari awal emang udah nyangka kalo si itu ya itu. Halah.Alif Afrizal, ya? Tapi kurang jatuh cinta sama si Alif. Mungkin karena si Alif hafal nama-nama brand stuff terkenal sejagat raya itu, gue jadi ngerasa si Alif kurang 'jantan'. Walaupun si Alif sendiri jelas- [...]

    15. Dari dulu udah pengen baca buku ini tapi baru kesampean setelah dicetak ulang. Yah, lumayan lah, buat hiburan. Saya agak bias sama cerita-cerita yang berlatarbelakang kehidupan wartawan. Dan membaca buku ini jadi ingat masa-masa jadi wartawan di kampus. Cuma bedanya sama Alif dkk, saya makannya di pantry redaksi aja, syukur-syukur ada dosen yang baik nganterin makanan. Pas magang juga saya paling mewah makan di hotel berbintang atau di restoran menara ibukota. Gak sampek ke Paris, London atau Mi [...]

    16. Beli buku ini gara2 harganya murah banget 10.000bekas sih belum pernah punya novel bekas hi hi hiceritanya tentang Alif yang kerja di dunia majalah fashionjadi bikin ngiler aja ngomongin ke paris milan london ngeliput fashion week hi hiapa hubungannya sama lontong sayur ??alif dan genk ternyata suka lontong sayur nah ini juga bikin ngilerlontong sayur di mayestik itu dimana sih ?? gw taunya cuma ketupat gloria di petak 9 hahahaada penggemar misterius, yang ternyata anak buahnya alif merangkap p [...]

    17. kisah awal dari tetralogi buku syahmedi dean, mengisahkan 4 tokoh utama yang terlibat dengan dunia fashion. Dimana kisah kehidupan mereka yang twisty juga ikut digambarkan disini, alif, sebagai salah satu tokoh bermain2 dengan "api" dengan selingkuh dan menyimpan rapat-rapat cheating nya tersebut. didi, sahabat alif, sibuk berkutat dengan cwo2 gay nya, begitupun raisa dan nisa. Bagaimana dunia fashion pun bisa dihubungkan dengan lontong sayur, anda bisa menemukannya disini :)Secara keseluruhan, [...]

    18. Akhirnya baca juga nih novel. :)Di sini lumayan ringan bahasannya seputer agensi sama gimana seorang model biasa bisa jadi model top. Aku kan baca novel keduanya dulu nih. nah di novel ini baru tau kalo ajus itu perempuan. hohoho tak kira cowok.Di novel ini paling suka sama kisah cintanya si Edna sama Alif. cerita-cerita FE alias Edna di email lucu banget. pengen deh punya temen email kayak gitu. Aku hapir aja nangis pas baca kalo Edna meningggal. Trus pas bagian Alif tau siapa FE dan apa yang u [...]

    19. Hasil asal minjem di perpustakaan kota. Baru baca buku sekitar jam empat sore ini dan langsung hop-hop-hop baca-baca-baca lompatin semua nonsense explanations-nya dan selesai! Haha! Sesungguhnya, novel ini nonsense, tapi dulu banget terlanjur baca JPVFK dan terusannya sampe tamat. Makanya, jadi kebeban baca ini buku. Untung sekali duduk anteng langsung selesai. Sekarang, tuntas deh ngebaca semua serinya Yang jelas, ending serialnya pakai mati-matian, tokoh-tokoh utamanya pula (iya, ini cruel spo [...]

    20. Chanel, Prada, Jimmy Choo, Armani,Dior, LV, Hermes!!! oh-so-branded aren’t, it?Ngiler dan melotot pasti nih mata kalaungebayangin cewek-cewek bertubuh tinggidengan kaki jenjang dan sempurna‘menghidupkan’ karya-karya masterpiece paradesigner dunia. Sungguh sangat fashionable!!!Dan saya begitu menikmati tiap detil kata dibuku yang ditulis mas De ini. Yapz, bahkansampai berhasil membordir pertahanan alambawah sadar saya untuk memimpikannya.Zupeeerrrr!!! baca review lengkapnya di sayfullan/201 [...]

    21. ini adalah rekomendasi dari temen gw yang katanya sih baguswelllama beberapa chapter gw agak jenuh banget karena mungkin gw gak terlalu familiar dengan dunia fashion, but mas Syahmedi Dean ini bisa membuat pembaca dari yang gak tau soal fashion sama sekali jadi bisa punya gambaran sedikit tentang fashion.ka banget cerita Hidden lovenya Edna dan Alif, and persahabatan di antara Raisa, Nisa, Didi and Alif juga seru and kompak banget deh!. unexpected ending story, hehehei juga yang bikin seru. oke [...]

    22. SALUT!!! salut untuk Syahmedi Dean yang bisa mengusung tema yang lain daripada yang lain untuk memperkaya refrensi buku di indonesia.Buku ini dengan sangat menarik dan kaya akan pengetahuan tentang dunia fashion dijabarkan sangat detail oleh Syahmedi Dean (background profesional dari dunia fashion sudah menjadi CV dari syahmedi dean)gi pecinta dan pengamat dunia fashion, buku ini boleh menjadi "BIBLE" serta "Ensiklopedi"" bagi kalian semua untuk menambah wawasan dunia fashion serta seluk belukny [...]

    23. I read some reviews about this tetralogy and they all said that it was good so i decided to buy the 1st book "EDNASTORIA - Lontong Sayur Dalam Lembaran Fashion". Actually I categorized this book as light reading to fill your free time. In my opinion the storyline is a little bit slow. This book contains so many unfinished story so we have to read the next book to uncover the secret in this 1st book of this Syahmedi Dean's tetralogy.

    24. “Orang-orang fashion membuat mereka ‘gatel’, mereka beranggapan fashion people penuh kebebasan, bebas sex life dan bebas sex orientation. Entah dari mana datangnya anggapan mereka ini, apakah mereka melakukan survey sebelumnya, apakah mereka mengalami sendiri, atau apakah ada pihak-pihak tertentu yang memberi data secara umum” [h.232]jendelakumenatapdunia

    25. yea, kelar bacanya bisa dibilang cuma 1.5 hari. karena alurnya memang cepet dan jalinan kalimatnya bikin pengin terus lanjut!! hehe. cerita tentang warna warni kehidupan wartawan pria di majalah lifestyle. seru! tentang cinta, dinamika dunia kerja dan sosialita yg menarik! resensi lengkap menyusul yaa :)Ini dia resensi lengkapku:dinoybooksreview.wordpress

    26. Setelah menghabiskan novel ini selama mmm 5 hari (yes, 5 days) akhirnya gw menyimpulkan well, it's related with the Syahmedi Dean's world So, he could explain those fashion things well All those real life, scandal, competition, lifestyle in fashion world are explained briefly in his book.Yang mengecewakan adalah, karena judulnya ada Lontong Sayur-nya, gw berharap ada connection between lontong dan fashion. Hahahaha Kind of weird but it would be interesting, but I didnt find it.

    27. Sebenarnya ini serian ya, tapi baru sempat baca buku pertama ini. Suka sama cara penulisan bung Syahmedi Dean yang ringan dan gak terlalu menye menye seperti banyak penulis Metropop (yang kebanyakan cewek) pada umumnya. Penyampaian konflik yang berlapis lapis pun membuat ilusi bahwa cerita di buku ini real dan aku makin asik ngikutinnya. Trus setiap karakter yang punya kekurangan juga membuat buku ini semakin menyenangkan.

    28. Judulnya Salah tuw.Mestinya Lontong Sayur Dalam Lembaran Fashion (LSDLF)Gwe iseng aja beli ini buku.ra2 obralan gitu dikampus10 ribu doang (pdh harga aslinya sampe 50rb gitu:p)Taunya isinya Oksss bangetCerita dunia fashion yg glamour plus pengarang yg gaul abis bikin ni novel luar biasa bagusUdah gitu gwe suka banget kisah persahabatan yg unik antara Alif, Raisa, Didi dan Nissa.d.dra fashion freak, must read this book and the sekuel!!

    29. Re-read!Baca buku ini pertama kali beberapa tahun lalu, karna akhirnya punya lengkap jadi memutuskan untuk membaca lagi.Ringan. Buku pertama dari mas Syahmedi Dean yang membuat saya jatuh cinta sama tulisannya. Pas baca novel ini sedikit banyak memberikan gambaran gimana kehidupan perkotaan. yaa kayak metropop gitu siihhh.Cuma endingnya emang zzzzz banget. Sebagai pecinta happy ending story, agak kecewa sihhh, cuma karna ini ada sequelnya jadi yaaa okelah, dicoba lagi di novel selanjutnya.

    30. yang jelas, saya menyukai penggunaan kata ganti "saya" di sini. mengesankan bahwa buku ini buku dewasa. ceritanya terlihat berantakan di awal sampai tengah, namun kemudian di ending ternyata memiliki jawaban atas misteri itu sendiri. mengalir dan ringan. menambah pengetahuan bagi pembaca mengenai dunia fashion dan segala glamorous-nya.

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *